Senin, 12 Maret 2012

Flowchart Kas pada Perusahaan Manufaktur

Laporan aliran kas adalah laporan yang menyajikan informasi tentang perubahan kas selama satu periode. Termasuk dalam pengertian kas adalah uang tunai yang benar-benar ditangan dan yang disimpan di giro bank, ditambah setara kas. Yang dimaksud dengan setara kas adalah investasi jangka pendek yang sangat likuid, yang segera dapat dikonversikan menjadi sejumlah kas tertentu, dan jatuh temponya begitu singkat sehingga resiko perubahan nilainya tidak signifikan kalau terjadi perubahan tingkat bunga.
Aliran kas dikelompokkan menjadi tiga golongan yakni :
a. Aktivitas operasi (operating )
b. Aktivitas Investasi ( Investing )
c. Aktivitas Pembelanjaan ( Financing ).

Aktivitas investasi meliputi pemberian dan penagihan pinjaman : pembelian dan penjualan surat tanda utang dan saham perusahaan lain, tanah, gedung pabrik, mesin produksi dan aktivitas lainnya, yakni aktiva yang digunakan untuk memproduksi barang atau jasa.

Aktivitas Pembelanjaan ( pendanaan ) meliputi pemerolehan sumber ekonomi dari pemilik ( pemegang saham ), pemberian deviden atau distribusi lainnya kepada pemilik, dan penarikan kembali saham yang telah beredar.

Aktivitas operasi meliputi seluruh transaksi dan peristiwa lain yang tidak termasuk dalam aktivitas investasi dan pembelanjaan. Aktivitas operasi umumnya mmeliputi pemproduksian dan penyerahan barang atau jasa. Aliran kas dari aktivitas operasi umumnya adalah dampak kas dari transaksi-transaksi dari peristiwa lain yang diperhitungkan dalam penentuan laba bersih.

Aktivitas investasi dan pembelanjaan yang dilaporkan ditubuh laporan aliran kas adalah aktivitas yang melibatkan kas. Aktivitas investasi dan pembelanjaan yang tidak mempengaruhi kas, seperti pembelian aktiva tetap dengan mengeluarkan saham atau obligasi tidak dilaporkan ditubuh laporan aliran kas.

Gambar flowchart pada perusahaan Manufaktur







Sabtu, 10 Maret 2012

ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS

A.Definisi

Laporan perubahan kas (cash flow statement) atau laporan sumber dan penggunaan kas disusun untuk menunjukan perubahan kas selama satu periode dan memberikan alasan mengenai perubahan tersebut dengan menun jukan darimana sumber-sumber kas dan penggunaan-penggunaanya.
Laporan sumber dan penggunaan kas menggambarkan atau menunjukan aliran atau gerakan kas yaitu sumber-sumber penerimaan dan penggunaan kas dalam periode yang bersangkutan.
Laporan sumber dan penggunaan kas akan dapat digunakan sebagai dasar dalam menaksir kebutuhan kas dimasa mendatang dan kemungkinan sumber-sumber yang ada.


B.Tujuan Cash Flow Statement yaitu:


Menunjukkan perubahan kas selama satu periode.
Mengidentifikasi sumber-sumber Kas selama satu periode.
Mengidentifikasi penggunaan Kas selama satu periode.


C.Sumber Kas

Kas merupakan aktiva yang paling likuid atau merupakan salah satu unsur modal yang paling tinggi likuiditasnya, berarti semakin besar jumlah kas yang dimiliki oleh suatu perusahaan akan semakin tinggi pula tingkat likuiditasnya. Akan tetapi, suatu perusahaan yang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi karena adanya kas dalam jumlah yang besar berarti tingkat perputaran kas tersebut rendah dan mencerninkan adanya over investment dalam kas dan berarti pula perusahaan kurang efektif dalam mengelola kas.

Jumlah kas yang relatif kecil akan diperoleh tingkat perputaran kas yang tinggi dan keuntungannya yang di peroleh akan lebih besar, tetapi suatu perusahaan yang hanya mengejar keuntungan (rentabilitas) tanpa memperhatikan likuiditas akhirnya perusahaan itu akan berada dalam keadaan likuid apabila sewaktu-waktu ada tagihan.

Sumber penerimaan kas dalam suatu perusahaan pada dasarnya dapat berasal dari:

a. Hasil penjualan investasi jangka panjang, aktiva tetap baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud (intangible assets), atau adanya penurunan aktiva tidak lancar yang diimbangi dengan penambahan kas.

b. Penjualan atau adanya emisi saham maupun adanya penambahan modal oleh pemilik perusahaan dalam bentuk kas.

c. Pengeluaran surat tanda bukti utang, baik jangka pendek (wesel) maupun utang jangka panjang (utang obligasi, utang hipotik, atau utang jangka panjang lain) serta bertambahnya utang yang diimbangi dengan penerimaan kas.

d. Adanya penurunan atau berkurannya aktiva lancar selain kas yang diimbangi denagn penerimaan kas pembayaran, berkurangnya persediaan barang dagangan karena adanya penjualan secara tunai, adanya penurunan surat berharga (efek) karena ada penjualan dan sebagainya.

e. Adanya penerimaan kas karena sewa, bunga atau dividen dari investasinya, sumbangan ataupun hadiah maupun adanya pengembalian kelebihan pembayaran pajak pada periode-periode sebelumnya.

f. Keuntunga dari operasi perusahaan, Apabila perusahaan memperoleh keuntungan neto dari operasinya berarti ada tambahan dana dari perusahaan yang bersangkutan.


D. Penggunaan kas


Sedangkan penggunaan atau pengeluaran kas dapat disebabkan karena adanya transaksi-transaksi sebagai berikut:

a. Pembelian saham atau obligasi sebagai investasi jangka pendek maupun jangka panjang serta pembelian aktiva tetap lainnya.

b. Penarikan kembali saham yang beredar maupun adanya pengembalian kas perusahaan oleh pemilik perusahaan.

c. Pelunasan pembayaran angsuran utang jangka pendek maupun utang jangka panjang.

d. Pembelian barang secara tunai, adanya pembayaran biaya opersi yang meliputi upah dan gaji, pembelian supplies kantor, pembayaran sewa, bunga, premi asuransi, advertensi, dan adanya persekot-persekot biaya maupun persekot pembelian.

e. Pengeluaran kas untuk pembayaran dividen (bentuk pembagian laba lainnya secara tunai), pembayaran pajak, denda-denda, dan sebagainya.

f. Adanya kerugian dalam operasi perusahaan. Terjadinya kerugian dalam operasi perusahaan dalam mengakibatkan berkurangnya kas atau menimbulkan utang yaitu bila diperlukan dana untuk menutup kerugian tersebut. Timbulnya utang sebenarnya merupakan sumber dana tetapi dana ini digunakan untuk menutup kerugian tersebut.


E.Laporan Sumber Dan Penggunaan Kas

Penyusunan laporan perubahan kas atau laporan sumber dan penggunaan kas dapat dilakukan dengan meringkas jurnal penerimaan kas dan jurnal pengeluaran kas. Cara ini memakan waktu yang lama karena harus menggolongkan setiap transaksi kas menurut sumber masing-masing serta tujuannya, dan cara ini hanya dapat dilakukan oleh internal analisis yang memungkinkan memperoleh datanya dengan lengkap dan masih murni.

Bagi eksternal analisis, menyusun laporan sumber dan penggunaan kas dapat dilakukan dengan menganalisis perubahan yang terjadi dalam laporan keuangan yang diperbandingkan antara dua waktu atau akhir periode serta informasi-informasi lain yang mendukung terjadinya perubahan tersebut. Dalam menganalisis perubahan yang terjadi harus diperhatikan kemungkinan adanya perubahan atau transaksi yang tidak mempengaruhi kas (noncash transaction).

Transaksi-transaksi yang tidak mempengaruhi uang kas antara lain sebagai berikut:

a. Adanya pengakuan atau pembebanan depresiasi, amortisasi dan deplesi terhadap aktiva tetap, intangible asset, dan wasting assets. Biaya depresiasi ini merupakan biaya yang tidak memerlukan pengeluaran kas.

b. Pengakuan adanya kerugian piutang baik dengan membentuk cadangan kerugian piutang maupun tidak, dan penghapusan piutang karena piutang yang bersangkutan sudah tidak dapat di tagih lagi.

c. Adanya penghapusan atau pengurangan nilai buku dari aktiva yang dimiliki dan penghentian dari penggunaan aktiva tetap karena aktiva yang bersangkutan telah habis disusut dan atau sudah tidak dapat dipakai lagi.

d. Adanya pembayaran stock devidend (dividen dalam bentuk saham), adanya penyisihan atau pembatasan penggunaan laba, dan adanya penilaian kembali (revaluasi) terhadap aktiva tetap yang dimiliki oleh perusahaan.


F.Langkah-Langkah Dalam Penyusunan Laporan Sumber-Sumber Dan Penggunaan Dana Dalam Aliran Kas

Dalam menyusun laporan sumber-sumber dan penggunaan kas, dimana dana dalam artian kas memiliki langkah-langkah sebagai berikut :

a. Mendaftar pos-pos neraca yang diperbandingkan antara dua titik waktu tertentu dalam kolom pertama dan kedua.

b. Mendaftar pos-pos laporan laba rugi dari tahun yang diperbandingkan (current year).

c. Tentukan kenaikan dan penurunan yang terjadi pada pos-pos neraca, tunjukkan dalam kolom ”Perubahan” debit dan kredit. Kolom perubahan debit untuk mencatat adanya kenaikan aktiva, penurunan utang dan modal serta bertambahnya biaya serta berkurangnya penhasilan. Sedangkan kolom kredit untuk mencatat penurunan aktiva, kenaikan utang dan modal, bertambahnya penghasilan dan berkurangnya biaya.

d. Menganalisis perubahan-perubahan yang terjadi pada pos-pos neraca dan pos-pos laba rugi untuk menentukan adanya perubahan yang tidak mempengaruhi kas.

e. Membuat jurnal penyesuaian dalam lembar kerja tersebut untuk menghilangkan akibat atau pengaruhtransaksi nonkas yang sudah dicatat dalam periode tersebut.

f. Memindahkan saldo atau perubahan setelah disesuaikan kecuali perubahan kas) Ke dalam kolom “Kenaikan dan Penurunan Kas” atau “Sumber dan Penggunaan Kas”.Penurunan aktiva (selain kas), kenaikan utang, modal dan penghasilan merupakan sumber kas, sedangkan kenaikan aktiva (selain kas), penurunan utang, modal dan kenaikan biaya merupakan penggunaan kas. Perubahan kas tidak perlu dipindahkan ke kolom sumber dan penggunaan kas karena perubahan kas inilah yang dianalisis, selisih jumlah kolom sumber kas dengan penggunaan kas harus sama dengan perubahan yang terjadi dalam pos “Kas”.

g. Untuk penyusunan laporan sumber dan penggunaan kas datanya diambil dari dua kolom terakhir dari lembar kerja.

Sumber

elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/kursus_financial.../KAS.pdf

oniiomad.wordpress.com/analisis-sumber-dan-penggunaan-kas/

ESTIMASI BUDGET KAS

A.Pengertian Budget kas (Anggaran kas)

Budget kas adalah skedul tentang estimasi terhadap posisi kas, baik berupa penerimaan kas maupun pengeluaran kas untuk suatu pereiode tertentu pada masa yang akan datang. Hal ini penting karena berkaitandengan likuiditas perusahaan, juga akan diketahui kapan perusahaan mengalami defisit dan kapan surplus.


B.Budget kas dibedakan dalam dua bagian, yaitu:

1. Estimasi penerimaan-penerimaan kas yang berasal dari : hasil penjualan tunai; piutang yang berkumpul; penerimaan bunga devident; hasil penjualan aktiva tetap, dan penerimaan-penerimaan lain.

2. Estimasi pengeluaran kas yang digunakan untuk : pembelian bahan mentah; pembayaran utang-utang ; pembayaran upah buruh; pengeluaran untuk biaya penjualan, premi asuransi; pembelian aktiva tetap dan pengeluaran-pengeluaran lain.


C.Tujuan penyusunan anggaran kas bagi pimpinan perusahaan adalah untuk mengetahui :

1. Kemungkinan posisi kas sebagai hasil rencana operasinyaperusahaan

2. Besarnya dana beserta saat/kapan dana tersebut dibutuhkan untuk menutup defisit kas

3. Saat kapan kredit dibayar kembali.


D.Tahap penyusunan budget kas:

1. Penyususun estimasi penerimaan dan pengeluaranmenurut rencana operasionil perusahaan (transaksinyaadalah transaksi operasional).

2. Menyusun perkiraan atau estimasi kebutuhan dana ataukredit dari bank atau sumber-sumber dana lainnya yangdiperlukan untuk menutup defisit kas karena rencana operasinya perusahaan. Juga disusun estimasipembayaran bunga kredit tersebut beserta waktu pembayarannya kembali (transaksinya adalah transaksifinansiil)

3. Menyusun kembali estimasi keseluruhan penerimaan danpengeluaran setelah adanya transaksi finansil dan budgetkas yang final ini merupakan gabungan dari transaksioperasional dan transaksi finansial yang menggambarkanestimasi penerimaan dan pengeluaran kas keseluruhan.


E.DIMENSI WAKTU PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN KAS

Biasanya, perencanaan dan pengendalian kas meliputi tiga dimensi waktu:

1.Budget kas jangka panjang sesuai dengan dimensi waktu dari pengeluaran modal dan rencana laba strategis jangka panjang

2.Budget kas jangka pendek sesuai dengan rencana laba taktis jangka pendek. Budget kas jangka pendek memerlukan rencana atau estimasi aliran kas masuk dan keluar yang rinci yang secara langsung berkaitan dengan rencana laba tahunan. Misalnya estimasi pengeluaran kas untuk membayar pembelian mesin dan peralatan baru

3.Budget kas untuk operasi digunakan oleh perusahaan terutama untuk perencanaan dan pengendaian aliran kas masuk dan keluar berdasarkan kegiatan sehari-hari. Tujuan utama budget ini adalah untuk pengendalian kas yang dinamis atas posisi kas dalam rangka meminimalkan biaya bunga dan biaya kehilangan kesempatan (opportunity cost) karena kas yang menganggur.


F.PENDEKATAN PENYUSUNAN BUDGET KAS

Ada dua pendekatan yang dapat di gunakan dalam menyusun budget kas, yaitu:

1.Pendekatan penerimaan dan pengeluaran kas

Sumber-sumber penerimaan kas muncul dari transaksi-transaksi seperti penjualan tunai, pengumpulan piutang dagang dan piutang wesel. Bunga yang diterima dari investasi, penjualan aktiva tetap, dan penghasilan lain-lain. Pengeluaran kas muncul dari berbagai pembayaran tunai, misalnya pembelian bahan baku, upah tenaga kerja langsung, biaya-biaya tunai (penyusutan tidak termasuk), pembelian aktiva tetap untuk periode yang bersangkutan, pajak, dan pembayaran deviden.

2.Pendekatan akuntansi keuangan

Pendekatan akuntansi keuangan banyak digunakan oleh perusahaan terutama untuk penyusunan budget kas jangka panjang. Pendekatan ini tidak memerlukan data terlalu rinci. Pada pendekatan ini, penyusunan aliran kas mulai dari laporan rugi laba; kemudian laporan tersebut disesuaikan dengan cara mengubah dari accrual basis menjadi cash basis.


G.Tiga motif untuk memiliki uang kas adalah:

1. Transaksi motif

2. Motif berjaga-jaga

3. Motif spekulasi


Sumber

1. www.scribd.com › School Work › Homework

2. blog.uad.ac.id/syam/files/2009/11/PEMBAHSAN.doc

Minggu, 27 November 2011

IbuKu Tersayang

Ibu...
Adalah wanita yang telah melahirkanKu
MerawatKu
MembesarkanKu
MendidikKu
Hingga diriku telah dewasa

Ibu...
Adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian
Tatkala kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri
Tatkala perutku tersa haus dan lapar
Tatkala kuterbangun di waktu pagi,siang dan malam

Ibu...
Adalah wanita yang penuh perhatian
Bila aku sakit
Bila aku terjatuh
Bila aku menangis
Bila aku kesepian

Ibu...
Telah ku pandang wajahmu di waktu tidur
Terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan
Terdapat sinar yang penuh kesabaran
Terdapat sinar yang penuh kasih dan sayang
Terdapat sinar kelelahan karena aku

Aku yang selalu merepotkanmu
Aku yang selalu menyita perhatianmu
Aku yang telah menghabiskan air susumu
Aku yang selalu menyusahkanmu hingga muncul tangismu

Ibu...
Engkau menangis karena aku
Engkau sedih karena aku
Engkau menderita karena aku
Engkau kurus karena aku
Engkau korbankan segalanya untuk aku

Ibu...
Jasamu tiada terbalas
Jasamu tiada terbeli
Jasamu tiada akhir
Jasamu tiada tarajasamu terlukis indah didalam surga

Ibu...
Hanya doa yang bisa kupersembahkan untukmu
Karena jasamu
Tiada terbalas
Hanya tangisku saksiatas rasa cintaku padamu

Ibu...I LOVE YOU CO MUCH

Ayahku Tersayang

Ayah…
Hari ini ku sangat
MerindukanMu
Entah kenapa Aku
Selalu ingat denganMu

Ayah…
Berikanlah aku penawar rindu
Pada batinKu ini
Karena rasa rindu
Sudah tidak tertahan lagi

Ayah…
Kapankah Engkau hadir
Dalam mimpiKu…?
Pertanyaan yang tak akan
Pernah terjawab
Sampai kapan pun

Ayah…
Bahagialah di alam nirwana
Dari ku doakan
Karena doaku selalu untukMu
Karena Ku sangat sayang
PadaMU ayah

Rinduku Pada Ayah

Oh… ayahku tersayang
Kapan engkau pulang
Aku selalu terkenang
Senyummu yang cemerlang

Oh… ayah pujaan hati
Jangan kau pergi lagi
Lihatlah aku disini
Rindu setengah mati

Bila ayah bersandar
Dadaku berdebar
Ingin mendengar kabar
Ayah pulang walau sebentar

Aku tau kau lelah
Berlayar mencari nafkah
Sehingga kami pun tak marah
Demi hari esok yang cerah

Kepergian Ayah

Mungkinkah angin kan berhenti
Hempasan demi hempasan
Membawa sejuta luka dihati
Yang penuh dengan kepalsuan

Kesucian kini telah hilang
Terbawa oleh arus kehidupan
Hampa tanpa belaian kasih sayang
Kenyataan ini begitu memiluhkan

Ketika kuingat dia
Sosok seorang ayah
Yang mempunyai kekayaan jiwa
Dan budi pekerti yang indah